Mengapa ada "Cinta Dalam Hati"

Terkadang saya merenung dan sering bertanya-tanya tentang "Mengapa ada Cinta Dalam Hati". Sebelum memulai menulis mengenai curhatan hati ini, terlebih dahulu saya mau memperkenalkan tentang diri saya kepada anda yang sedang membaca goresan kata-kata yang kurang bermanfaat ini.

Hati dan Cinta yang Terbelah | Berita Informasi Terbaru dan Terkini
Sumber Gambar : Internet - Google

Saya adalah seorang anak yang lahir di keluarga yang berkecukupan. Anak orangtua saya hanya ada dua, saya dan adik saya perempuan yang masih duduk di bangku pendidikan. Dan saat ini saya sedang melanjut ke bangku perkuliahan. Saya kuliah di salah satu Universitas Swasta yang ada di Kota tetangga saya (Maklumlah saya anak kampung).

Segitu dulu perkenalan mengenai saya. Dan mari kita masuk ke topik "Mengapa ada Cinta Dalam Hati". Jangan anda kira kalau yang akan saya ulas kali ini mengenai Lagu dari salah satu Band Favorite saya yaitu Ungu tapi ini adalah Ungkapan hati yang sudah lama saya pendam.

Pernahkah anda merasakan kalau Cinta anda itu hanya diri anda sendiri yang mengetahui nya, dimana keberanian anda tidak ada ketika ingin mengungkapkan "I Love You" kepada orang yang anda Cintai sehingga mengakibatkan terjadinya "Cinta Dalam Hati".

Entah hanya saya yang merasakan atau ada lagi sobat lain yang juga merasakan hal yang sama saya kurang tahu. Tapi saya sering bertanya kepada sobat lain yang mungkin pernah Jatuh Cinta dan ternyata mereka juga pernah merasakan bagaimana Cinta dalam Hati itu.

Sudah 4 Tahun saya tidak merasakan bagaimana rasanya memegang tangan seorang wanita. Ketika melihat orang yang sedang pacaran, saya hanya bertanya kepan saya seperti ini!? Bukannya saya tidak menyukai perempuan tetapi saya sering memendam Cinta di dalam hati.

Sampai kapan saya seperti ini, terakhir saya pacaran itu sewaktu duduk di bangku pendidikan SMP, dimana cinta masih memiliki Embel-embel "Monyet" karena belum memahami makna Cinta. Dan setelah ini, siapa wanita yang nantinya dapat menemani kegalauan saya dan menemani kecemasan saya. Saya harap secepatnya ada.

Ini hanya sekedar curhatan hati, karena saya tidak tahu dimana saya dapat mengungkapkannya. Mungkin anda akan bertanya, "Kepada Teman!?". Di rumah ini tidak ada yang bisa diajak sharing, tidak mungkin saya curhat kepada anak-anak yang masih SD. Biasanya saya sering curhat kepada teman-teman yang ada di Kampung tapi setelah di kota dan tinggal di rumah Keluarga, beginilah hasilnya tidak memiliki kenalan di lingkungan.

Oke deh, sampai segini dulu yang dapat saya ungkapkan kepada sahabat pembaca. Perut saya sudah keroncongan minta di Isi, karena mulai dari tadi tidak makan asik ngeblog aja di NetterKu.com Ini. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada sahabat netter yang lain bisa melalui button Facebook, Twitter, Google+ yang ada di bawah artikel dengan menyantumkan link URL blog ini sebagai sumber. Thanks!