Bahaya Memasang Kawat Gigi (Behel)

Inilah Bahaya Memasang Kawat Gigi atau Behel - Anda pasti sering melihat hal ini, terutama di anak Remaja sekarang. Dulu saya kurang mengetahui apa Fungsi dan Manfaat kalau Pagar Kawat ini di colokkan ke Gigi. Pasti sakit kali ya di pagarin :P. Di Negara kita Indonesia, penggunaan Behel baru dimulai pada Tahun 1980 dan semakin Popular pada awal 2000 - Sekarang. Penggunaan alat yang satu ini sudah menjadi Tren di semua lapisan masyarakat. Baik usia Tua, Muda, bahkan di kalangan anak-anak sudah tidak asing lagi.

Ada yang mau seperti ini? - Berita Informasi Terbaru dan Terkini
Sumber Gambar : Kaskus.co.id

Kawat Gigi merupakan jenis Perawatan Ortodonti, atau pengobatan yang ditujukan untuk mengoreksi Letak Gigi yang tidak beraturan atau menyesuaikan Rahang atas dan bawah. Kalau anda memiliki gigi miring atau tidak sejajar (tidak Klop untuk mengunyah dan menggigit), maka anda dapat meluruskannya dengan alat ini. Sebagian orang, seperti Para Artis, menggunakan Behel untuk memperbaiki penampilan, agar gigi mereka lebih rapi dan cantik.

Namun, tahukah anda akan resiko dan bahaya dari memasang Behel jika hanya untuk mengikuti Tren atau gaya-gayaan saja? Kawat gigi dengan berbagai Warna Karet dan Aksesoris pelengkap lainnya kerap terlihat menyembul dari gigi pemakainya. Memasang behel hanya untuk Bergaya atau mengikuti Trend Fashion itu hanya akan merugikan diri sendiri. Untuk lebih detail lagi baca dengan seksama Efek Positif dan Negatif behel yang ada di bawah ini.

#) Efek Positif.

Dulu mengenakan kawat gigi dianggap aneh atau kuno. Mulai dari rasa tidak nyaman hingga takut diolok-olok teman. Karena itu, kawat gigi yang juga dikenal dengan istilah Bracket, ini merupakan benda yang sebisa mungkin dihindari oleh orang-orang dengan susunan gigi Amburadul.

Manfaat dari pemasangan Behel sendiri untuk membuat gigi menjadi lebih Rapi, sehingga enak dipandang mata dan akan terhindar dari masalah pencernaan akibat gigi yang kurang rapi. Membuat senyum terlihat lebih manis dan terlihat cantik. Bisa juga untuk mengikuti Trend dan gaya-gayaan serta meningkatkan rasa percaya diri. Namun hal ini akan berlaku selama pemasangan kawat gigi aktif dan retainer.

Kebersihan dan perilaku makan harus dijaga betul. Anda harus menghindari makanan yang manis, lengket, liat dan bersoda, karena makanan macam itu lebih sulit di bersihkan. Makanan padat dan keras kayak apel, sebaiknya dipotong kecil-kecil. Serta, jangan coba-coba melepas atau menyetel kawat gigi yang sudah dipasang.

#) Efek Negatif.

Bahaya yang akan anda dapat dari memasang behel untuk gaya-gayaan ada beberapa macam. Kalau anda ingin mengetahui akan hal tersebut baca ulasan yang ada di bawah ini.

1. Gigi bisa jadi goyah Saat tulang yang memegang gigi berubah mengikuti kawat yang mencekat gigi di atasnya, maka gigi bisa jadi goyah. Sama seperti pagar yang ditekan terus, lama kelamaan pondasinya akan longgar dan goyah.

2. Susah untuk dibersihkan Memakai behel hanya untuk gaya-gayaan akan membuat kebersihan gigi tidak terjaga. Terutama membersihkan sisa makanan yang menempel di sela-sela Briket dan Kawat. Tentu jika kondisi ini dibiarkan, gigi akan menjadi kotor.

3. Muncul kuman dan bakteri Karena susah dibersihkan, kuman dan bakteri akan mudah sekali hidup di mulut. Kuman akan mudah sekali terselip di sela-sela behel dan karetnya, jika tidak rajin memakai obat kumur mulut. Kuman dan bakteri banyak hidup di mulut, maka akan timbul bau mulut. Apalagi kondisi gigi sulit untuk dibersihkan karena ada kawat gigi tersebut.

4. Susunan gigi bisa jadi berantakan Proses pemasangan yang asal-asalan, apalagi jika dilakukan oleh orang yang bukan ahlinya, bisa makin memperparah bentuk gigi yang sebenarnya sudah bagus. Ini disebabkan bentuk gigi akan mengikuti bentuk kawat tersebut.

5. Penularan penyakit Memasang behel di tukang gigi yang tidak Berijin resmi atau Illegal semakin menambah buruk resiko terkena penyakit menular. Ini disebabkan alat-alat yang digunakan belum terjamin kebersihannya, apalagi langsung bersentuhan dengan mulut.

6. Bisa terkena penyakit hepatitis atau bahkan HIV. Kawat logam yang dipasang pada gigi anda sering berbenturan dan dapat menyebabkan luka kecil pada bibir dan bagian dalam pipi anda. Saat anda terlibat dalam aktivitas seksual atau bahkan berciuman, luka kecil di dalam mulut anda akan menyediakan jalan masuk untuk penyakit yang memasuki aliran darah anda.

7. Alergi, Kawat gigi logam mengandung berbagai logam, termasuk nikel, tembaga dan kromium. Sekitar 30% pasien Ortodontik dari semua pasien Ortodontik lainnya memiliki alergi terhadap logam ini yang dapat menyebabkan rasa sakit dan telinga tersumbat. Selain itu, pasien yang tidak memiliki alergi sebelum mereka memakai kawat gigi berpotensi terkena alergi setelah mereka memakainya. Untungnya, alergi terhadap nikel, tembaga dan kadmium umumnya ringan dan mudah diobati dengan mengubah jenis logam yang digunakan dalam kawat gigi.

Bersambung ke bagian : Penyebab anda Susah dapat Pacar

Itu tadi hal-hal yang akan anda peroleh kalau anda masih tetap memakai alat yang satu ini. Bagi anda yang masih berminat untuk memakainya silahkan saja. Cukup itu dulu Informasi Kesehatan yang dapat saya sampaikan kepada para sahabat NetterKu. Semoga dapat bermanfaat dan dapat menjadi bahan pengetahuan anda. Sampai ketemu di lain waktu dan terima kasih saya ucapkan telah mampir di Blog NetterKu.com, Thanks!