Antara Dicintai dan Mencintai, Kamu Pilih Mana?

Antara Dicintai dan Mencintai, Kamu Pilih Mana? - Pertanyaan seperti ini pernah terbersit dipikiranku dan pernah juga ditanyakan oleh seorang teman. Saat itu kisah percintaanku masih terbilang minim, tanpa pikir panjang langsung aku jawab Mencintai. Namun pandangan kita dalam sebuah hubungan yang ideal adalah bahwa kedua pasangan harus saling mencintai satu sama lain. Perhatian yang diberikan satu sama lainnya pun harus sama besar.

Mencintai dan Dicintai - www.NetterKu.com : Menulis di Internet untuk saling berbagi Ilmu Pengetahuan!
Sumber Gambar : Internet - Google.co.id

Akan tetapi ada banyak juga pasangan yang merasa cintanya bertepuk sebelah tangan pada sang kekasih. Rasanya hanya salah satu pihak saja yang dengan semangat menunjukkan cinta, yang lainnya cuek begitu saja. Jika kejadian seperti ini menimpa perjalanan cintamu, mungkin kamu akan bertanya-tanya, lebih baik yang mana ya? dicintai kekasih atau mencintainya saja?

Dicintai Pasangan.


(*) Merasa Spesial.

Dicintai pasangan artinya kamu pasi merasa sangat spesial, merasa di awang-awang. Kemana pun kamu pergi, kamu pasti tahu akan ada seseorang yang selalu mendukung dan menyayangi. Ini bukan masalah merasa menjadi laki-laki atau wanita yang paling spesial saja, namun juga meliputi rasa aman dan nyaman yang ditimbulkan. Jika kamu tahu betul ada seseorang yang mencintai kamu, tentu secara otomatis perasaan tenang dan nyaman akan timbul.

(*) Tidak Perlu Khawatir.

Bagi pasangan yang masih bertanya-tanya tentang kesungguhan kekasihnya, mungkin hidupnya banyak dipenuhi dengan kekhawatiran. Bagaimana tidak? Orang-orang tersebut akan selalu bertanya-tanya dalam hati, "Kemana pacarku pergi?", "Dia pergi dengan siapa?" atau jangan-jangan, "Apakah dia masih cinta padaku atau tidak?". Kamu yang jelas-jelas sudah yakin dicintai pasangan tentu tidak pernah memiliki kekhawatiran seperti itu.

(*) Tahu Kesungguhannya.

Kamu tahu seberapa besar cintanya padamu. Tidak perlu lagi berandai-andai apakah malam ini ia akan menelepon atau menjemput di kantor. Pokoknya cintanya sudah terukur sedemikian rupa sehingga kamu paham betul pasangan akan melakukan tindakan-tindakan apa saja untuk menunjukkan cintanya padamu, senangnya.

Mencintai Pasangan.


(*) Membalas Cinta.

Kamu mungkin akan memberikan cinta yang sangat tulus pada pasangan karena kamu merasa telah mendapat cinta yang sama besarnya. Gara-gara itu kamu yakin harus memberikan kembali cinta tersebut dengan cara yang sama. Mungkin kedengarannya cinta yang kamu berikan ini jadi tidak tulus lagi, namun bukankah cinta muncul jika saling dipupuk satu sama lain?

(*) Tulus dan Tanpa Pamrih.

Dikenal sebagai pasangan yang lebih "Cinta" membuat kamu dianggap sebagai pihak yang lebih baik hati. Jika ada sebuah permasalahan, orang-orang tentu akan lebih percaya dan bersimpati padamu dibandingkan terhadap pasangan. Ini semua karena kesan tulus yang terlintas atas pilihan kamu untuk mencintai pasangan tanpa ada unsur pamrih.

(*) Kebutuhan Untuk Mencintai.

Hal ini yang paling absurd dalam hal apapun. Kamu juga tidak tahu mengapa kamu memilih begini atau begitu. Pokoknya yang kamu tahu bahwa cinta mu begitu besar pada pasangan. Perasaan ini amatlah kuat, sehingga jika kamu tidak mengikutinya, justru kamu yang akan merasa sedih atau merasa tidak berguna bagi kekasih. Mencintai pasangan jadi kebutuhan yang wajib bagi kamu.

Bersambung ke bagian : Cara Memperbaiki Komunikasi Dalam Hubungan

Cukup itu uraian mengenai pilihan dicintai atau mencintai dalam percintaan. Kedua-duanya merupakan hal yang indah. Jadi apa salahnya jika kamu menjadi pasangan yang dicintai dan mencintai sekaligus. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada sahabat netter yang lain bisa melalui button Facebook, Twitter, Google+ yang ada di bawah artikel dengan menyantumkan link URL blog ini sebagai sumber. Tetap stand by di NetterKu.com dan sampai ketemu di lain waktu, Thanks!