Beberapa Mitos Tentang Tahi Lalat Dan Artinya

Beberapa Mitos Tentang Tahi Lalat Dan Artinya - Semua yang bersih itu pasti akan dibilang indah, tapi secarik kertas yang kosong itu nggak ada artinya. Begitupun dengan fisik kamu. Ada yang kulitnya bersih malah ditato, ada yang kurus malah fitness biar berotot. Tapi nih ya, tubuh kamu punya mekanisme sendiri untuk memperganteng dan mempercantik dirinya sendiri.

Sensasi Tahi Lalat - www.NetterKu.com : Menulis di Internet untuk saling berbagi Ilmu Pengetahuan!
Sumber Gambar : Google.co.id

Kenalkan dia yang selalu menemani hari-harimu, namanya tahi kebo, eh salah maksudnya tahi lalat. Bukan sulap, bukan sihir, tapi di berbagai budaya dan zaman ternyata si hitam yang mirip upil ini mempunyai artinya sendiri. Yang bagus-bagus bisa kamu ambil, yang jelek bisa kamu bilang itu tato telor naga. Mari yuk mari kita simak sama-sama mitos tahi lalat yang ada di bawah ini.

:::. Zaman Yunani Kuno.

Orang Yunani kuno percaya bahwa tahi lalat dan tanda lahir dapat memprediksi nasib seseorang. Bahkan, Melampus, juru tulis Raja Ptolemeus I, menulis traktat perkiraan nasib seseorang secara keseluruhan berdasarkan letak tahi lalat. Rupanya, tahi lalat di pipi berarti kekayaan masa depan yang besar. Sementara, mereka yang memiliki tanda lahir di bagian belakang tenggorokan hidupnya akan berakhir dipenggal.

:::. Kekaisaran China.

Dalam pengobatan China klasik, ada sebuah tradisi moleomancy, yaitu ramalan berdasarkan tahi lalat dan tanda lahir. Nasib baik atau buruk bisa dilihat dari tanda khusus ditentukan dari sembilan titik di wajah, yang merupakan titik kemakmuran. Termasuk juga ukuran dan warna tanda lahir. Tahi lalat paling mudah dilihat dan dianggap sebagai peringatan atau pengingat nasib dan keberuntungan.

:::. Romawi Kuno.

Bagi masyarakat romawi kuno, kulit mulus tanpa cacat adalah simbol kecantikan. Tahi lalat, bintik-bintik, dan tanda lahir dianggap sebagai masalah. Karena itu, wanita Romawi berusaha untuk menghapus atau memudarkan menggunakan abu yang terbuat dari siput.

:::. Era Renaissance.

Orang-orang di zaman Renaissance memiliki ide yang terbilang aneh seputar tahi lalat. Salah satunya adalah Quack Richard Sanders yang menciptakan 'sistem' yang ia klaim dapat digunakan untuk mencari tahu orang-orang yang memiliki tanda lahir yang sama.

Saat itu, tanda lahir diyakini dapat menggambarkan kepribadian. Jadi, jika kamu dapat menemukan letak tahi lalat dan tanda lahir seseorang, maka bisa diketahui apakah kelak ia akan jadi suami, teman atau mungkin mitra bisnis yang baik atau tidak.

:::. Abad ke-18

Pada abad ini, mouches yang artinya terbang, merupakan 'noda' yang jadi tren di kalangan wanita. Noda yang dibuat pada wajah ini seperti tanda kecantikan dan sangat populer di kalangan wanita Eropa Barat. Begitu banyak para desainer mulai mengembangkannya. Bahkan ada yang membuat ukuran besar dan mouches terlihat seperti seseorang yang ditarik oleh empat ekor kuda.

:::. Era Victoria

Pada era Victoria berkembang frenologi, atau 'ilmu' yang menganalisis kepala seseorang untuk mengetahui kepribadian, kecerdasan dan karakter secara keseluruhan. Bahkan ada moleoscopy, sub-genre khusus yang diklaim mampu mengidentifikasi ciri-ciri karakter berdasarkan letak tahi lalat. Misalnya, jika ada tanda lahir atau tahi lalat di sisi kanan dahi mereka dianggap sangat cerdas dan kompeten. Jika tahi lalat ada di sisi kiri dahi, mungkin kamu tipe orang yang boros.

:::. Era 1950-an

Pada era ini, tahi lalat dianggap sebagai simbol seksualitas. Seperti Marilyn Monroe, ia memiliki tahi lalat besar di bagian sebelah kiri dekat dengan bibirnya. Lalu, Madonna dan Cindy Crawford juga memiliki tahi lalat dekat bibir. Dulu, tahi lalat dekat bibir dianggap penanda seseorang yang memiliki sensualitas tinggi.

Kalo barusan itu mitos tahi lalat pada zaman yang berbeda, kami juga punya mitos berdasarkan posisinya. Penasaran nggak? Kalo nggak juga gapapa sih, kamu cuma akan kekurangan bahan buat sepik aja. Nih coba cocokin sama punya kamu, dimana aja letak tahi dan lalat kamu.

1. Bibir bawah / atas : Banyak rezeki dan banyak yang mencintai.
2. Pipi kanan : Memiliki jiwa sosial yang tinggi, Dermawan.
3. Pipi kiri : Suka royal, banyak godaan
4. Alis sebelah kanan : Memiliki tanggung jawab yang besar.
5. Alis sebelah kiri : Suka mementingkan diri sendiri atau orang bilang egois.
6. Dahi kiri : Tahan terhadap ujian, memiliki otak yang cerdas.
7. Dahi kanan : Memiliki pengalaman yang luas.
8. Dagu : Banyak bicara, akan tetapi tidak dapat dipercaya.
9. Bahu kanan : Memiliki pendirian yang tidak tetap / selalu ragu ragu.
10. Bahu kiri : Memiliki pendirian yang tetap, teliti, tetapi tidak pandai menyimpan sesuatu.
11. Kaki kanan : Pandai, ahli / pintar memilih pakaian.
12. Kaki kiri : Kuat berjalan.
13. Telapak tangan : Tenang, keras hati dan berat pukulannya.
14. Dada : Pukulannya berat, keras hati.
15. Hidung : Banyak rezekinya, tapi suka hura hura, royal dan banyak mencintai.
16. Lutut kanan / kiri : Gembira, kuat berjalan kemudian menyesal.
17. Telinga kanan : Keras hati dan royal.
18. Telinga kiri : Mudah marah.
19. Lengan : Kuat, berani dan sedikit bicara.
20. Ujung lengan : Dapat menyimpan rahasia.
21. Perut : Baik hati, lemah lembut, mudah terpengaruh.
22. Pergelangan tangan : Pemboros, cerewet, banyak bicara.

Baca Juga : Melihat Karakter Orang Dari Cara Berjalannya

Ternyata tahi lalat yang cuman segede biji upil aja banyak artinya-kan. Silahkan chekidot di mana saja tahi lalat kamu berada. Semoga dapat bermanfaat dan sekian dulu dari saya serta silahkan di share ke sahabat yang lain, bisa melalui button Facebook, Twitter, Google+ yang ada di bawah. Sampai ketemu di lain waktu dan tetap Stay tune di Situs Remaja NetterKu.com untuk membaca informasi yang lebih menarik lagi, Horasss!